DUKCAPIL SORONG SELATAN BLUSUKAN MENGGELAR PROGRAM PELAYANAN DATA & DOKUMEN KEPENDUDUKAN DI KAMPUNG BUMI AJO, DISTRIK MOSWAREN
.jpg)
Di Kutip dari KIM Bumi Ajo, 29 Agustus 2022
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DUKCAPIL) Kabupaten Sorong Selatan menggelar kegiatan tahunan berupa PELAYANAN DATA & DOKUMEN KEPENDUDUKAN di wilayah distrik Moswaren, tepatnya di balai kampung Bumi Ajo yang beralamat di jl. Jend. Ahmad Yani, Kampung Bumi Ajo, distrik Moswaren, Sorong Selatan, pada Senin, 29 Agustus 2022 sejak jam 9 pagi WIT.
Kegiatan ini melibatkan enam orang staf dari Dukcapil Sorong Selatan, aparat kampung Bumi Ajo, dan diikuti oleh warga kampung Bumi Ajo.

Jenis pendataan yang dilayani oleh dukcapil ini di antaranya meliputi perekaman data e-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian. Hal ini sejalan dengan penyampaian Heru Tristian (33), salah seorang staf yang menangani sesi pendataan hari ini.
"kalau saya, ini kita sudah bagi mas, dengan teman-teman di sini. Kalau saya sendiri sih di e-KTP. Tapi bisa juga kalau mau ke Kartu Keluarga. Jadi semuanya sudah dibagi-bagi", rinci Heru.
Hal senada juga disampaikan oleh Husein (35), staf dukcapil lainnya yang turut menangani pendataan ini.
.jpg)
"kegiatan ini (isinya) pendataan kependudukan masyarakat terkait KTP. Yang belum punya KTP wajib (bikin) KTP. Perekaman, penambahan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, itu aja", sambung Husein.
Diselenggarakannya penertiban dokumen ini di antaranya dilatarbelakangi beberapa sebab, seperti jarak kampung Bumi Ajo dengan kantor Dukcapil yang cukup jauh, kondisi ketertiban dokumen warga yang beragam, hingga perubahan data riil warga yang signifikan setiap tahunnya.
"ini kegiatan rutin dukcapil mas, sesuai arahan pimpinan, kita ditugaskan (untuk ini). (agar) pelayanan ini semakin memudahkan masyarakat. Jarak Moswaren-Temi kan jauh, jadi kami turun lapangan, jemput bola, supaya masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk (datang) ke dukcapil", tutur Heru.
"Yang kedua, kita ingin menata administrasi mas. Kan banyak yang nggak punya KK, nggak punya akta (lahir). Kalau KTP mungkin sudah, nah itu kita perbaiki. Biasanya kan pasti ada perubahan toh. Tiap-tiap warga pasti ada perubahan (data)" tambah Heru kemudian.
Proses pendataan sendiri sebenarnya tidak rumit, seperti yang dijelaskan oleh Husein saat diwawancara oleh reporter kami, Muhammad Hamdi Anshori.
.jpg)
"kalau mau perekaman baru, wajib bawa ijazah, kalau bisa ijazah asli dengan Kartu Keluarga", jelas Husein singkat.
Mengenai kontinuitas pendataan ini, Husein menjelaskan kepada reporter bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin setiap tahunnya.
"kita tiap tahun pasti rencana adakan kegiatan ini. Karena geografisnya Sorong Selatan kan kita sudah tau, jauh dari pusat kota. Mana masyarakatnya juga kan pasti pekerjaannya berbeda-beda. Ada yang bertani, kan nggak mungkin dia luangkan waktunya buat ke kantor (dukcapil)", terang Husein kemudian.

Warga kampung Bumi Ajo sendiri merasa cukup terbantu dengan pendataan rutin ini. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Vina (30), seorang warga yang juga berprofesi sebagai pendidik di SMPN Moswaren Sorong Selatan.
"kalau menurut saya sih sangat bermanfaat ya, karena kebanyakan dari kita--masyarakat--, administrasi tentang pemerintahan masih kurang. Makanya sangat membantu sekali sih kalau untuk kita dalam pengurusan administrasi" jelas Vina dengan mantap.
Mengenai kendala jarak yang menjadi kesulitan warga dalam pendataan, Vina pun mengakuinya.
"Iya bener, karena kalau sampai ke Temi lagi kan jauh, jadi agak menghemat waktu dan biaya juga".
Lebih lanjut, Vina menyatakan sangat mendukung kegiatan tahunan Dukcapil ini.
"Iya, saya sangat mendukung sekali", pungkasnya menutup wawancara. (HMD/AZ)

"(ini adalah) kegiatan terkait pelayanan langsung data kependudukan, baik dari penertiban KK, KTP, Akta Kelahiran, maupun segala sesuatu yang berhubungan dengan data kependudukan. Seperti itu", jelas Hariyono (44) Kepala Kampung Bumi Ajo.
Mengenai terlaksananya kegiatan ini, Hariyono juga memberi penjelasan lebih lanjut.
"selama ini kita koordinasi sangat baik dengan DUKCAPIL untuk mempermudah akses warga terkait kependudukan.

Ini ada program dari DUKCAPIL, bagaimana DUKCAPIL turun langsung ke kampung-kampung yang menjadi wilayah pelayanan dari DUKCAPIL kabupaten Sorong Selatan", lanjutnya.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini sedianya dijawalkan untuk dua lokasi, yaitu Kampung Bumi Ajo dan kampung Hasik Jaya dalam waktu satu hari kerja, meskipun kemudian dilakukan penyesuaian jadwal.
"Sekarang prosesnya masih berjalan, sekitar jam 9 sampai selesai antara jam 12 atau setengah satu, karena selesai dari sini, dari kampung Bumi Ajo mereka akan langsung ke kampung Hasik Jaya", Hariyono menambahkan.
Heru juga menjelaskan mengenai jadwal pendataan di wilayah kabupaten Sorong Selatan ini.
"di Bumi Ajo ini (akan diadakan) tahun depan lagi mas. Tiap tahun satu kampung, soalnya yang kita layani 123 kampung, jadi semuanya harus kita layani. Besok kita (ada) jadwal di Hasik Jaya. Setelah Hasik Jaya, kita ke (distrik) Seremuk. Untuk Moswaren ini dua kampung dulu karena kampung lain belum siap". Jelas Heru secara lebih terperinci.
Selain antusiasme dari warga, Hariyono sebagai bagian dari pelayan masyarakat kampung Bumi Ajo juga merespon dengan sangat baik kegiatan pendataan ini.
"kami sangat merespon dengan baik apa yang menjadi program dari DUKCAPIL ini sehingga bisa mempermudah khususnya warga Bumi Ajo untuk memperoleh pelayanan terkait data kependudukan", tuturnya.
Tak lupa, Hariyono juga menyampaikan harapannya terkait pendataan di kampung-kampung sekitar Bumi Ajo.
"Harapan kami, program-program seperti ini bisa terus berlanjut ke kampung-kampung lain, sehingga warga sudah tidak bingung lagi terkait data-data administrasi kependudukan" pungkasnya di akhir percakapan. (HMD/AZ)